Polisi Air Polres Lamsel Bongkar Praktek Ilegal Fishing Diperairan Selat Sunda

Print Friendly, PDF & Email
image_pdfimage_print

LAMPUNG SELATAN, Exspost.com — Patroli Sat Pol Air Polres Lampung Selatan mendapati seorang nelayan berinisial S (36), menangkap ikan menggunakan pukat hela (trawl) di perairan Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Nelayan itu merupakan nelayan asal warga Kampung Baru Bugis, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten.

Saat dikonfirmasi, Kasat Polairud Polres Lamsel, Iptu Fathul Arif mengatakan, pelaku diamankan saat menangkap ikan di perairan Pulau Munduh, Kecamatan Ketapang.

“Pelaku diamankan pada Jumat kemarin 10 Maret 2023, sekitar pukul 11.39 WIB oleh petugas Unit Gakkum Sat Polairud Polres Lamsel saat patroli menggunakan kapal XXV-1016,” kata Kasat Polairud mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Senin 13 Maret 2023.

Waktu itu, kata Kasat Polairud, polisi mendapati aktifitas penangkapan ikan yang dilakukan oleh kapal motor nelayan KN Azril Saputra diduga menggunakan pukat hela atau trawl.

Petugas patroli, kemudian mendekati kapal nelayan yang berada di kooridinat -5’36’43″S 105’51’43″E untuk melakukan pemeriksaan.

“Lalu, tim patroli mengamankan pelaku dan kapal motor berikut alat tangkap ikan yang dilarang atau ilegal fishing, ke markas Sat Polairud Polres Lampung Selatan,” kata dia.

Selain pelaku, kata dia, polisi juga menyita barang bukti diantaranya satu unit kapal motor KN Azril Saputra, satu set alat tangkap yang diduga pukat hela (trawl) dan ikan hasil tangkapan.

“Tersangka kita jerat menggunakan Pasal 85 Juncto pasal 9 Juncto pasal 100B Undang-Undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan,” kata Kasat Polairud. MAN

banner 828x269

banner 700 × 701

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 1581x2400

banner 1581x2400

banner 1581x1700
banner 1581 x 2100