Tradisi Jelang Ramadan, Pemdes Bumiasih dan Masyarakat Gelar Ziarah dan Do’a Bersama

Print Friendly, PDF & Email
image_pdfimage_print
LAMPUNG SELATAN, Exspost.com — Jelang bulan suci Ramadan 2023, Pemerintah Desa Bumiasih, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, bersama masyarakat setempat menggelar ziarah dan do’a bersama di TPU Dusun Sumber Makmur Desa setempat, Rabu 22 Maret 2023.

Ziarah sengaja dilakukan Pemerintah Desa Bumiasih bersama masyarakat menjelang datangnya Ramadan. Selain sudah menjadi tradisi, ziarah dianggap sebagai cara untuk melepas rindu terhadap orang yang telah lama meninggalkan mereka.

Selain berdoa, sebagian peziarah juga melakukan tabur bunga serta membersihkan area pemakaman. Tradisi ini merupakan kegiatan turun temurun warga setempat setiap kali menjelang bulan suci ramadhan.

Kepala Desa Bumiasih, Poniran mengatakan tradisi ziarah Kubur di Desa Bumiasih ini sudah lama dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Dimana, kegiatan ini dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadhan setiap tahun nya.

“Acara ini sudah menjadi tradisi kami setiap tahun menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Tapi, tahun ini kami kemas secara serentak sekaligus do’a bersama,” kata dia.

Poniran mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan sanak keluarga yang telah meninggal dunia, serta menjalin silaturahmi antara sesama masyarakat Desa.

“Selain untuk memanjatkan doa kepada sanak famili yang telah meninggal dunia, kegiatan ini juga untuk menjalin tali silaturahmi antara sesama masyarakat Desa Bumiasih,” katanya.

Masyarakat Desa Bumiasih, Kecamatan Palas Lampung Selatan memadati TPU Desa setempat dalam rangka ziarah dan do’a bersama. Dok

Orang nomor satu di Desa Bumiasih itu mengatakan, kegiatan ziarah kubur ini diawali dengan membersihkan makam menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sapu lidi dan lainnya.

“Usai membersihkan makam, warga Desa berkumpul untuk kemudian dilakukan pembacaan yasin, tahlil beserta Doa bersama,” katanya.

Sementara itu, Anggota BPD Desa Bumiasih, Enceng menuturkan, antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ziarah kubur ini terbilang tinggi.

“Dalam kegiatan itu kita juga bisa saling bersilaturahmi. Bahkan, saling berbagi cerita dengan warga lainnya. Karena, semua kalangan ikut membaur bergotong-royong baik kalangan ibu-ibu, anak, pemuda tokoh adat, tokoh agama, maupun pemerintah desa,” ujarnya. MAN

banner 828x269

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 720 x 719